logoblog

Cari

Serabi Lintas Generasi tetap bergengsi

Serabi Lintas Generasi tetap bergengsi

KMKrens Lotim Serabi Adalah kuliner tradisional Sasak yang diolah dari tepung beras yang di campur dengan Santan Kelapa yang ditambahkan garam

Kuliner Tradisional

KM. Krens-Lotim
Oleh KM. Krens-Lotim
08 Februari, 2014 22:44:37
Kuliner Tradisional
Komentar: 0
Dibaca: 17147 Kali

KMKrens Lotim Serabi Adalah kuliner tradisional Sasak yang diolah dari tepung beras yang di campur dengan Santan Kelapa yang ditambahkan garam Secukupnya Kemudian di masukkan dalam cetakan yang terbuat dari gerabah, setelah matang serabi biasanya bisa lansung di sajikan sebagai sarapan bila ingin menikmatinya lebih lengkap bisa ditaruhkan Parutan Kelapa dan di tambah gula merah yang sudah di panaskan hingga mencair di jadikan sebagai penghias sekaligus sebagai penambah Rasa manis Serabi.

Salah Seorang Warga asal desa Sakre yang di temui KMKrens di dusun Sakre bawak Gunung menceritakan pengalamannya berjualan Serabi, Menurut Inak Dewi Dirinya Berjualan Serabi Semenjak masih anak-anak karena mengikuti neneknya yang kala itu sudah Berpuluh-puluh tahun Berjualan serabi, setelah neneknya meninggal kemudian Usaha Berjualan Serabi di wariskan kepada ibunya, setelah ibunya tidak Kuat lagi karena Usiannya Sudah lanjut kemudian Penjualan serabi dilanjutkan olehnya.

Penghasilan dari penjualan serabi ini menurut inak dewi tidak bisa dijadikan sebagai penyambung hidup karena pendapatan yang ia peroleh masih belum bisa mencukupi dengan tingginya harga barang-barang dizaman sekarang ini belum ditambah lagi dengan melonjaknya Harga Kebutuhan dapur. tutur wanita yang telah beranak 3 itu, namun usaha penjualan serabi itu dia teruskan karena pesan ibunya dan masih banyaknya penggemar serabi di Dususn tempat tinggalnya Di bawak Gunung.

 

Baca Juga :


harga serabi Yang dijual inak Dewi kepada masyarakat berkisar antara 1000 hingga 2000 perporsinya. namun berkat keuletan dan ketekunannnya melanjutkan pesan dan wasiat pendahulunya inkak dewi terkadang bisa mendapatkan keuntungan diatas 25000 perhari setiap paginya berjualan serabi di dusun. tak hanya itu menurut inak Dewi Serabi yang di tekuni memang sudah terbukti dan teruji Kwalitas dan rasanya yang gurih dan harum itu dikarena Resep yang turunkan tetap terpelihara secara turun temurun. tuturnya.(Abu Ikbal)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan