logoblog

Cari

Tutup Iklan

Melirik Proses Pembuatan Uta Kabaho Tenggiri

Melirik Proses Pembuatan Uta Kabaho Tenggiri

Dikala matahari diufuk barat mulai terbenam, tentu banyak hal yang kita lihat sepanjang mata memandang. Apa lagi ketika kita berada dijalan

Kuliner Tradisional

KM Bolo
Oleh KM Bolo
15 Maret, 2014 08:28:32
Kuliner Tradisional
Komentar: 2
Dibaca: 18192 Kali

Dikala matahari diufuk barat mulai terbenam, tentu banyak hal yang kita lihat sepanjang mata memandang. Apa lagi ketika kita berada dijalan raya, banyak pula aktivitas yang dijumpai. Bahkan dinamika tersebut salah satu mendorong sehingga kita terinspirasi untuk melakukan hal yang baru.

Di kecamatan Bolo—salah satu wilayah yang berada dibagian barat kabupaten Bima yang dinilai cukup padat aktivitas lalulintas. Hal ini mengingat jalur yang dilewati itu adalah jalan antar Daerah-Provinsi. Menariknya, ketika kita melintasi sepanjang jalan lintas sumbawa tersebut, ada sesuatu tawaran yang disuguhkan oleh para kelompok usaha kecil dari orang-orang kampung. Tentunya, yang ditawarkan mereka adalah salah satu kebutuhan sehari-hari. Tapi yang satu ini, lain dari yang sering dijumpai ketika istri tercinta kita pergi berbelanja di pasar pagi maupun pasar sore.

Kebutuhan ikan misalnya. Lauk pauk tersebut salah satu kebutuhan untuk perkembangan tubuh manusia. Karena memang kebutuhan gizi yang terkandung dalam daging ikan, diantaranya memiliki Omega-3 dan Omega-6. Maka sudah menjadi rahasia umum bahwa ikan menjadi konsumsi masyarakat dunia Internasional. 

Melirik salah satu aktivitas sehari-hari warga dari kelompok usaha kecil di dusun Lara desa Tambe, kecamatan Bolo kabupaten Bima, Provinsi NTB—dimana dalam keseharian, mereka menjual ikan Tenggiri disamping bertani. Terkadang yang mereka jual pun adalah ikan Tongkol atau sejenis Tuna yang diambil dalam bentuk borongan di wilayah pesisir—seperti di desa Nggeri kecamatan Donggo, desa Rompo kecamatan Langgudu dan Sape. Bahkan, ikan ini juga diambil dari kecamatan Kempo dan Hu'u kabupaten Dompu. Yang ditawarkan sepanjang jalan ketika kita melewati dusun tersebut adalah ikan Tenggiri yang siap dikonsumsi. 

Rasa lezat dan nikmat menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang luar daerah, yang menyempatkan diri mampir membeli ikan siap saji hasil kuliner kampung tersebut. Selain bertani—dari hasil usaha tersebut ternyata mendorong perubahan kehidupan warga di dusun Lara secara dratis. Hampir 10 tahun berjalan, perkembangan ekonomi warga masyarakat di dusun tersebut, kian hari terus meningkat. Kebiasaan yang tak bermanfaat lainnya, juga tak lagi terlihat karena didorong dengan aktivitas menjual ikan siap saji maupun masih mentah. Hal ini menurut mereka dapat memberikan peluang besar dalam usaha tersebut. 

Bahkan dari hasil usaha itu sendiri, mendorong mereka untuk berspekulasi memiliki mobil (pick-up) dengan cara cicilan (kredit). Tujuannya adalah sebagai alat transportasi baik dikala turun ke lokasi maupun ke tempat pemasaran. 

Selain di pasar Sila, aktivitas penjualan pun juga dilakukan sepanjang jalan di dusun itu. Bahkan kuliner kampung ini di order secara partai oleh para pelaku pasar yang ada di Pasar Raya kota Bima, Dompu dan Sumbawa. Tentunya, dengan rasa lezat dan nikmat menjadi khas tersendiri ketika mencicipi daging ikan tersebut. Pasalnya, ikan Tenggiri, Tongkol maupun sejenis Tuna yang ditawarkan oleh kelompok usaha warga, adalah ikan siap saji yang diproses melalui sistem pengeram ala tradisional kampung. Harga pun cukup terjangkau dengan kisaran hingga Rp15 ribu per satu bungkus (Kapaho bahasa Bima,red). Proses pengeram pun, sangatlah mudah. 

Awalnya, ikan-ikan ini dibersihkan dengan air sumur/leding—kemudian diberi sedikit garam, setelah itu dibungkus menggunakan kelopak dari daun pohon pinang. Selanjutnya, bungkusan ikan-ikan tadi disimpan secara berjejer dengan kemiringan sekira 80 derajat, diatas sekian banyaknya bara arang sebagai proses akhir untuk mengeram ikan-ikan tersebut hingga matang. Tujuan ini, selain terciptanya rasa aroma khas tersendiri—juga untuk membuang kandungan air tak sedap dari daging ikan dimaksud. 

Menurut beberapa sumber penelitian, kandungan gizi dalam ikan Tenggiri, Tongkol maupun sejenis Tuna—memiliki Omega-3 yang merupakan jenis lemak terbaik untuk menjadi bagian hidup sehat. Zat gizi tersebut ternyata berperan vital dalam mendukung kesehatan serta mencegah munculnya penyakit Degenaritif. Bahkan penelitian terbaru menunjukkan, peran Omega-3 sejak dari janin dalam kandungan diperlukan pada proses tumbuh sel-sel otak dan kecerdasan anak. 

Alhasi, ikan siap saji yang disuguhkan para kelompok usaha kecil di dusun Lara tersebut—selain dengan harga murah—ternyata kandungan gizi di dalamnya merupakan sumber Omega-3 terbaik, tetapi rendah Omega-6—seperti Tenggiri, Tuna dan Salmon. Maka tak heran, Omega-3 sekarang ini menjadi populer seiring perkembangan dunia kesehatan. Sebagai contoh, Asam lemak dalam Omega-3 saat ini telah banyak ditambahkan dalam makanan dan susu. 

Sejalan perkembangan jaman di era globalisasi saat ini, perkembangan bisnis lain juga menjadi daya tarik para kelompok usaha di dusun Lara. Hanya saja, persoalan itu terbentur dengan minimnya modal yang mereka miliki, sehingga harapan untuk mengembangkan usaha lainnya belum bisa tercapai. Perhatian pemerintah, juga menjadi salah satu dukungan agar usah mereka terus berkembang. Sebab, untuk mendapatkan modal, mereka harus melakukan pinjaman dana yang tentunya dengan bunga sangat besar.(adi) - (01)

 

Baca Juga :




 
KM Bolo

KM Bolo

Koordinator: SURYADIN Alamat : Jl. Lintas Sumbawa No.53 Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Prov. NTB URL:kmbolo.com email:kmbolo@ymail.com Kontak Person: 085-25332-3535 ANGGOTA: Erik, Buhari, Rahmi

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. Tiffa_baingna

    Tiffa_baingna

    20 Maret, 2014

    pasti enak disantap saat masih panas ditemani sambal colek pedas khas Sumbawa


  • KM. Al_Bajuri

    KM. Al_Bajuri

    15 Maret, 2014

    KM Al. Bajuri mau mencicipi


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan