logoblog

Cari

Renggi Buatan Inaq Sumi Masuk Internet

Renggi Buatan Inaq Sumi Masuk Internet

Apene boyak tatik?. Begitulah pertanyaan singkat yang biasa dilontarkan Inaq Sumi. Warga Dasan Baru Desa Sukaraja kecamatan Jerowaru Lotim, ketika awak

Kuliner Tradisional

km paerlauq
Oleh km paerlauq
19 Maret, 2014 11:14:35
Kuliner Tradisional
Komentar: 0
Dibaca: 8700 Kali

Apene boyak tatik? Begitulah pertanyaan singkat yang biasa dilontarkan Inaq Sumi. Warga Dasan Baru Desa Sukaraja kecamatan Jerowaru Lotim, ketika awak kampung media Paerlauq berkunjung kerumahnya, Sabtu, (18/03/2014), tadi.

Cari apa anakku?, begitulah maksud pertanyaan Inaq Sumi. Singkat saja, kami jawab. Saya sedang mencari ibu-ibu pembuat renggi, kebetulan kami dari komunitas kampung media Paerlauq. “Kedatangan kami, dalam rangka membantu para ibu pembuat jajanan rumahan untuk dipromosikan melalui media internet," jawab Jaswadi, kordinator KM Paerlauq, menjelaskan kepada Inaq Sumi.

Sontak, kami pun disuguhkan sepiring renggi. “Sekitar belasan tahun sudah kami melakoni bisnis jual renggi ini, kami berlima berkelompok, yang sejak awal hingga sekarang masih membuat renggi,” jelas Inaq Sumi, selaku ketua kelompok.

Sebelumnya, Inaq Sumi menjelaskan. Melakoni bisnisnya, terinspirasi dari beberapa pedagang sejenis di pasaran tradisional, walaupun jenis jajanannya sudah kurang baik, tapi tetap saja dibeli masyarakat. “Renggi merupakan jenis jajanan yang dibuat dari beras ketan dengan campuran gula merah, kemudian dibuat membundar atau melonjong dengan ukuran sesuai selera. Renggi merupakan jenis jajanan yang harus dan wajib ada pada setiap acara pesta di wilayah kita, sepertinya pesta tanpa renggi, terasa kurang sempurna,” guyon Inaq Sumi.

Dikatakannya, melakukan bisnis rumahan seperti kami, membutuhkan semangat dan sikaf istikomah. Terkait modal, Inaq Sumi mengaku, sejak belasan tahun lalu hingga sekarang belum pernah mendapatkan bantuan modal apapun dari pemerintah, murni modal sendiri. “Kami sangat ingin mengembangkan bisnis ini, banyak ibu-ibu yang ingin masuk ke kelompok kami, tapi mereka tidak punya modal awal," jelasnya.

 

Baca Juga :


“Harapan kami, semoga dengan kedatangan kalian, anak-anakku, pemerintah mengetahui kegiatan kami di kampung dan bersedia kiranya menambahkan modal usaha, untuk pengembangan bisnis kami,” harap Inaq Sumi mengakhiri bincangnya. [Aswadi] 2

 



 
km paerlauq

km paerlauq

km paerlauq adalah komunitas pencinta bertutur dengan menulis. beralamatkan di kampung Ulu Desa Wakan Kec. Jerowaru Kab. Lombok Timur-NTB. Post. 83672

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan