logoblog

Cari

Pelecing Linung masih Difavoritkan

Pelecing Linung masih Difavoritkan

KM. Serambi_Brangrea; Linung alias belut bagi sebagian orang mungkin menjijikkan namun tidak sedikit pula yang sangat menggemari kuliner berbahan baku Linung

Kuliner Tradisional

KM. Serambi Brangrea
Oleh KM. Serambi Brangrea
31 Maret, 2014 13:38:58
Kuliner Tradisional
Komentar: 0
Dibaca: 11498 Kali

KM. Serambi-Brangrea; Linung alias belut bagi sebagian orang mungkin menjijikkan namun tidak sedikit pula yang sangat menggemari kuliner berbahan baku Linung ini. Untuk lebih tahan lama olahan linung biasanya dibuat sebagai keripik, akan tetapi untuk kudapan sehari-hari linung biasanya dibuat sayur santan linung ataupun pelecing linung.

Dalam acara wisata kuliner ala Siswa SMKN 1 Seteluk beberapa hari lalu disiapkan aneka jenis kuliner ataupun masakan khas Samawa seperti sepat, singang, ayam sira asam, ayam pengeng sira bage dan yang tidak ketinggalan adalah pelecing linung serta santan linung. Rawa Lebo selain memberikan tangkapan ikan mujaer bagi nelayan setempat, juga sangat banyak memberikan hasil tangkapan berupa linung. Oleh karenanya linung yang banyak di pasaran adalah linung hasil tangkapan warga bukan hasil budidaya.

Berbicara kudapan atau olahan linung berupa pelecing ataupun santan linung yang disajikan dalam acara wisata kuliner ala siswa ternyata sangat menarik perhatian dan minat para guru untuk mencicipi kudapan tersebut. Rasanya yang agak pedas disertai aroma jeruk sira yang semerbak menyebabkan dalam waktu singkat beberapa stand siswa yang menyajikan kudapan pelecing dan santan linung tersebut ludes diserbu. Arifin salah seorang penggemar berat kudapan dari olahan linung menuturkan bahwa, selain sangat nikmat olahan linung juga bisa meningkatkan stamina dan meningkatkan tekanan darah jika kita mengalami anemia.

 

Baca Juga :


Gufran, guru pembimbing acara wisata kuliner sebagai bentuk penerapan mata pelajaran seni budaya mengharapkan, melalui kegiatan tersebut dapat diperkenalkan kembali aneka jenis masakan khas Samawa sehingga tidak tenggelam dengan maraknya masakan modern. Masakan daerah juga menjadi identitas dari daerah itu sendiri. Jika di Lombok terkenal dengan pelecing kangkung, ayam taliwang, ares dan sebagainya maka di Sumbawa juga ada pelecing linung, sepat, ataupun singang. Dari kegiatan ini juga siswa dituntut untuk dapat bekerjasama dalam kelompokknya sekaligus menjadi media pembelajaran tentang bagaimana menyiapkan serta menyajikan sesuatu dengan baik. (c_benk VH/03)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan