logoblog

Cari

Sendo, Laris Untuk Menu Buka Puasa

Sendo, Laris Untuk Menu Buka Puasa

KM. Salaja Kampo---Bagi warga Bima, bulan Ramadhan adalah waktunya berburu Sendo. Karena rasanya yang cukup unik membuat segar para peminatnya. Bentuknya

Kuliner Tradisional

KM. Salaja Kampo
Oleh KM. Salaja Kampo
18 Juli, 2014 19:39:25
Kuliner Tradisional
Komentar: 0
Dibaca: 25388 Kali

KM. Salaja Kampo---Bagi warga Bima, bulan Ramadhan adalah waktunya berburu Sendo. Karena rasanya yang cukup unik membuat segar para peminatnya. Bentuknya agak besar dan lonjong menyerupai cendol. Namun makanan ini dilengkapi dengan kuah gula merah dan santan kelapa. Berikut Laporannya bersama Edho Salaja Kampo.

Menjelang berbuka puasa, sesuatu yang kebanyakan dicari adalah takjil alias makanan pembuka puasa. Itulah yang membuat pasar sore Ramadhan di sekitar Terminal Tente Kecamatan Woha selalu dipenuhi para “pemburu” takjil. 

Sebab, di pasar tersebut menyediakan aneka takjil, bahkan menu yang hanya banyak dibuat di saat Ramadhan saja, yaitu Sendo.

Sendo merupakan kuliner khas Ramadhan Bima yang diolah dari beras dengan santan kelapa dan kuah gula merah. Rasanya yang gurih dan manis sangat pas sebagai makanan ketika berbuka puasa.

Selama bulan puasa, Sendo ini tidak sulit untuk didapatkan. Selain itu, Sendo juga dijual dengan harga yang murah, tergantung takaran gelasnya. Untuk satu gelas Sendo, biasanya dijual dengan harga Rp 1.500. Sedangkan untuk gelas ukuran besar, dijual dengan harga Rp 2.500.

Pasar Sore Ramadhan yang digelar di sekitar Terminal Tente tersebut, biasanya sudah mulai ramai sejak pukul 16.00 Wita. Kegiatan pasar sore ramadhan ini, sudah berlangsung sejak lama, dan menjadi pusat penjualan takjil.

 

Baca Juga :


Disamping itu, Sendo juga bisa didapatkan di penjual keliling kampung. Seperti di Desa Runggu Kecamatan Belo, penjual makanan buka puasa ini banyak ditemukan di gang-gang kecil. Harganya pun sama dengan penjual Sendo di Pasar Sore Ramadhan. 

Seorang penjual Sendo, Jawariah, 50 tahun mengaku, pembuatan Sendo tidak terlalu susah dan bahannya pun sangat sedikit. Disamping itu, penjualan Sendo sangat dinanti oleh warga, sehingga cepat habis. “Proses pembuatannya tidak sulit, dan cepat laku,” kata warga RT 04 Desa Runggu ini.

Salah satu penikmat Sendo, Fitri 30 tahun, mengatakan, setiap berbuka puasa, ia selalu menyempatkan diri membeli Sendo. Menurut dia, Sendo merupakan makanan favorit sebagai makanan pembuka puasa. “Selain enak, Sendo ini sangat murah bila dibanding makanan lain,” katanya.

Selain Sendo, beragam takjil  khas Bima juga banyak bermunculan saat puasa tiba. Antara lain, Karedo Maci Kandole, Palu mara Kalo dan aneka kolak. (SK.Edo) - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan