logoblog

Cari

Tutup Iklan

Tuak Manis Minuman Jalanan

Tuak Manis Minuman Jalanan

  Tuak  enau merupakan sejenis minuman tradisional yang banyak digemari oleh sebagian warga masyarakat Lombok Timur. Tuak ini selain rasanya manis, juga

Kuliner Tradisional

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
24 Februari, 2015 22:22:01
Kuliner Tradisional
Komentar: 1
Dibaca: 56148 Kali

Tuak  enau merupakan sejenis minuman tradisional yang banyak digemari oleh sebagian warga masyarakat Lombok Timur. Tuak ini selain rasanya manis, juga memberikan rasa segar pada tubuh. Pada Masyarakat Kelayu Selong, khususnya  di Jalan Kebun Tatar  Kelayu Selatan, minuman yang tidak beralkohol ini menjadi sumber pendapatan bagi sebagian warga setempat dan menjadi minuman jalanan.

Untuk menemukan minuman penyegar yang biasa disebut tuak manis ini dapat ditemukan di pinggir jalan sepanjang Jalan Kebun Tatar Kelayu Selatan. Namun jadwal penjualannya hanya pada waktu pagi sekitar jam setengah sembilan dan sore hari menjelang malam. Hal ini sudah menjadi ketentuan dari para pedagang  tuak manis, karena waktu pengambilan air enau di kawasan Kebun Tatar Kelayu Selong, yaitu pada jam 7 (tujuh) pagi) pagi dan pada jam 2 (dua) siang. Begutupun juga, air enau ini tidak boleh berlama-lama disiapkan di pinggir jalan karena rasanya akan cepat berubah menjadi masam manis.

Para pedagang tuak manis yang berjejer di sepanjang  jalan ini , merekapun telah menyediakan tuak manis di dalam sebuah gentong plastik besar dan sebuah gelas kosong bagi pengunjung yang ingin langsung merasakan kesegaran minuman tradisional ini. Kecuali bagi pengunjung yang hanya datang membeli untuk dibawa pulang kerumahnya, para pedagang di sepanjang jalan ini telah menyiapkan kantong plastik .

Minuman trdisional dan masih alami ini, tentu beda harganya dengan minuman dari pabrik yang serba bermerek. Harga minuman tuak manis di kawasan ini hanya berkisar RP.1000 pergelas, sedangkan untuk satu bungkus palstik yaitu dengan harga Rp.5.000.

Bicara masalah manfaat dari tuak manis ini, seorang pedagang tuak manis (Uswatun, 37 tahun) di jalan kebun tatar ini mengatakan bahwa jika air tuak manis ini dikonsumsi secara rutin, selain menyegarkan badan, juga dapat menyembuhkan berbagai ragam penyakit, seperti penyakit kencing batu, kencing manis, dan juga dapat menetralisir racun di dalam tubuh. Selain itu, tuak manis ini juga dapat menguatkan jantung dan menjaga kondisi  paru-paru agar tetap berfungsi dengan baik, serta dapat membantu  menstabilkan kondisi empedu di dalam tubuh,

Selain hal di atas, sistem penyadapan atau cara memperoleh air enau, Jamal (43 tahun) seorang tukang sadap air enau menceritakan dengan ringkas kepada penulis pada saat ditemui oleh penulis ktika sedang mengantar air tuak pada seorang pedagang air enau. Iapun mengatakan bahwa dalam satu pohon enau, hanya dapat menghasilkan air tuak manis sekitar 1 liter. Untuk mendapatkan air enau atau air tuak manis, tandan yang akan disadap harus yang sudah memiliki mayang (bunga) jantan yang mulai mekar dan menghamburkan serbuk sari yang berwarna kuning.

 

Baca Juga :


Tandan ini mula-mula dipuku-pukul sampai memar selama beberapahari sampai mengeluarkan cairan putih yang rasanya manis. Tandan kemudian dipotong dan di ujungnya digantung tahang bambo atau wadah untuk menerima tetesan cairan putih itu. Setelah penyadapan selesai barulah cairan putih yang terasa manis itu akan diantar ke pedagang air enau di pinggir jalan.Dalam hal ini Jamal mengantarnya ke pedagang air enau yang sekaligus sebagai isterinya.

Selain itu, Jamal mengatakan bahwa untuk mengmbil air enau harus diperhatikan pohon enau ketika berbunga, yaitu harus yang sudah berbau harum atau mewangi. Kalau memang sudah berbau wangi berarti sudah siap untuk disadap airnya dengan mempergunakan tangga yang terbuat dari bambo panjang.

Aktifitas dari seorang Jamal yang berasal dari Kebon Tatar Kelayu Selatan Selong menekuni penyadapan air enau sudah lama. Iapun telah memulai pekerjaan ini sejak sembilan tahun lalu, dan melibatkan isterinya sebagai penjualnya.

Jamal selama menekuni pekerjaannya sebagai tukang sadap air enau, iapun mengakuinya kalau mampu memenuhi kebutuhan keluarganya, termasuk membiayai kebutuhan sekolah anak tunggalnya yang sekarang sudakh duduk di bangku SMA. Namun untuk lebih meningkatkan taraf hidupnya, Jamal beserta dengan isterinya menyisihkan sebagian hasil sadapannya untuk dibuat jadi gula merah. [] - 01



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    26 Februari, 2015

    tuak manis memang menyegarkan dan menyehatkan


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan