logoblog

Cari

Puasa Tiba, Warga Buru Pohon Aru Yang Kian Langka

Puasa Tiba, Warga Buru Pohon Aru Yang Kian Langka

Sejak awal Ramadlan warga Moyo Utara terus mempersiapkan makanan dan minuman serta sayur dan lauk pauk untuk berbuka puasa dan sahur.

Kuliner Tradisional

TAU INDONESIA
Oleh TAU INDONESIA
02 Juli, 2015 10:17:37
Kuliner Tradisional
Komentar: 1
Dibaca: 34406 Kali

Sejak awal Ramadlan warga Moyo Utara terus mempersiapkan makanan dan minuman serta sayur dan lauk pauk untuk berbuka puasa dan sahur. Ada yang menarik dari hajat warga yaitu berburu Pohon Aru yang Kian Langka diakibatkan hilangnya hutan yang dijadikan lahan baru. dan kondisi hutan ini telah menjadi keprihatinan Fraksi PDI-P dan PAN ( dilansir harian umum Gaung NTB 2/7).

Pohon aru menjadi menu campuran wajib dalam membuat salah satu sayur pokok warga ketika berbuka puasa yaitu "Sepat". sepat juga digemari di luar ramadlan. "saat ini kami sudah sangat kesulitan menemukan pohon Aru itu sehingga salah satu jalan adalah mencoba untuk mengembang biakkan di pagar ladang. Namun tidak maksimal karena tanaman itu tidak bisa tumbuh normal seperti di habitatnya. Sejatinya aru tumbuh liar di hutan. Hal itu dikatakan penggemar sepat, Jafri salah seorang warga Moyo Utara.

Lanjut Jafri tidak hanya pohon aru yang langka, tapi bahan lain seperti ruku (kemangi-red), bahan ini sudah jarang ditemukan warga Moyo Utara. untuk memenuhi kebutuhannya warga membeli di pasar. Diharapkan melalui dinas terkait agar persoalan kelangkaan dua bahan sepat tadi bisa dibudi dayakan menggunakan polibek atau pot atau disediakan lahan khusus tempat pembudidayaannya. sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan ketika  membutuhkannya.

Dikhawatirkan bebrapa tahun ke depan sayur sepat yang sudah dijadikan maskot kuliner khas Sumbawa akan menjadi cerita. karenanya untuk melestarikannya dibutuhkan strategi dalam membudidayakan pohon Aru dan ruku dan bahan lain yang diperlukan.

 

Baca Juga :


Perlu diketahui Sepat itu merupakan kuliner khas warga Sumbawa yang tidak di temukan di tempat manapun, dibuat dari bahan-bahan seperti : ikan bakar/udang, daun Aru, daun ruku, terung para, terung bakar, gambas bakar, santan/air putih, renung (randu muda-red), cabai, garam,  jamia, belimbing wuluh, asam muda. (Tau-Sia) - 01



 

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. Brilyan Anindya Dayfi

    Brilyan Anindya Dayfi

    03 Juli, 2015

    Variasi makanan sumbawa, sangat orisinil. Semoga anak cucu kita masih bisa mendapatkan dan ikut merasakan. Mari lestarikan bersama


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan