logoblog

Cari

Goreng Unin, Kuliner Asli Sumbawa

Goreng Unin, Kuliner Asli Sumbawa

KREATIFITAS DARI BERBURU DAN MERAMU MANUSIA PEDALAMAN SAMAWA   Selama ini  oleh sebagian besar masyarakat Sumbawa, masakan Singang-soup ikan laut- telah dianggap sebagai

Kuliner Tradisional

Randal Patisamba
Oleh Randal Patisamba
26 Oktober, 2016 17:56:15
Kuliner Tradisional
Komentar: 0
Dibaca: 58331 Kali

KREATIFITAS DARI BERBURU DAN MERAMU MANUSIA PEDALAMAN SAMAWA

 

Selama ini  oleh sebagian besar masyarakat Sumbawa, masakan Singang-soup ikan laut- telah dianggap sebagai masakan khas Sumbawa. Tahukah kita bahwa masakan sejenis tentunya dengan bahan utama yang sama berupa ikan laut, bumbu yang hampir sama dan cara memasaknya yang sama juga dapat kita jumpai didaerah lain. Sebut saja misalnya Palumara didaerah Mbojo, Ikan Kuah Kuning di Maluku, Ikan Kembung Kuah Asam dari Kalimantan Selatan dan lainlain.

Namun sedikit orang yang tahu bahwa ada satu masakan asli dari Sumbawa yang tidak kita temukan didaerah lain dan hanya kita jumpai di Sumbawa saja. Masakan ini berawal dari keahlian meramu masyarakat pedalaman suku Samawa yang menyukai kegemaran berburu rusa atau lebih dikenal dengan Nganyang. Secara turun temurun kebiasaan Nganyang sudah menjadi tradisi bagi sebagian masyarakat pedalaman yang tinggal di daerah pegunungan Sumbawa; baca Samawa. Hal ini dapat kita saksikan disitus batu tulis Tarakin yang terdapat di Dusun Kuang Amo Desa Sempe. Disitus tersebut terpahat gambar orang dengan beberapa ekor anjing yang sedang berburu hewan rusa.

 

Baca Juga :


Kebiasaan pemburu yang tinggal dihutan dalam waktu beberapa hari menuntut mereka untuk berfikir mencari cara agar hasil buruan mereka dapat bertahan selama beberapa hari sebelum mereka kembali ke kampung. Karena berbagai keterbatasan mereka mencari cara agar dagingdaging rusa tersebut dapat bertahan cukup lama dan masih dapat dimasak serta dikonsumsi ketika mereka sampai dirumah. Tak kehabisan akal akhirnya daging yang masih beserta dengan tulangnya tersebut dibakar setengah matang. Hal ini bertujuan agar daging tetap awet. Cara ini ternyata cukup efektif dan daging yang telah dibakar setengah matang tersebut ternyata justeru memiliki cita rasa; taste yang unik ketika kembali dimasak. Dari pengalaman berburu dan meramu para pemburu tersebut akhirnya menginspirasi para kaum perempuan Sumbawa untuk mengikuti cara mereka dalam mengolah daging menjadi masakan lesat yang memiliki cita rasa yang khas, yang kita kenal sekarang ini dengan Goreng Unin.

Berbicara tentang cita rasa, Goreng Unin memiliki rasa yang unik serta aroma yang khas. Ini dipengaruhi karena adanya proses pembakaran daging terlebih dahulu sebelum dimasak. Selain itu karena ditambahkan daundaunan seperti daun ubi jalar, tulung, ketela dan lainlain. Namun karena ketersediaan daging rusa yang sudah langka,  sekarang ini Goreng Unin biasanya menggunakan daging sapi atau kerbau.

Bagi anda yang ingin mencoba mencicipi masakan Goreng Unin, kini telah dijual dibeberapa tempat di Sumbawa Besar,  tentunya dengan cita rasa yang berbeda-beda.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan