logoblog

Cari

Wajik Bayan

Wajik Bayan

KM. Sukamulia – Wajik Bayan, demikianlah masyarakat Bayan Kabupaten Lombok utara menamakan sebuah kue atau jajanan tradisional yang awalnya hanya disajikan

Kuliner Tradisional

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
16 November, 2016 14:34:53
Kuliner Tradisional
Komentar: 0
Dibaca: 20988 Kali

KM. Sukamulia – Wajik Bayan, demikianlah masyarakat Bayan Kabupaten Lombok utara menamakan sebuah kue atau jajanan tradisional yang awalnya hanya disajikan pada ritual-ritual tertentu. Di dalam tradisi adat Bayan, Kue Wajik dimasukkan dalam Olah-Olahan Siwak (Sembilan) sebagai bahan makanan wajib yang digunakan pada saat Ritual Adat Bayan, sperti pada acara Labaran Pende’ (Idul Fitri) dan pada saat pelaksanaan Ritual Adat Ngolah Bangket/Membangar (ritual yang berhubungan dengan pertanian).

Kue Wajik memiliki rasa dan aroma yang sangat harum, karena gula merahnya khas dan dimasak, Beras Ketan yang memiliki rasa kental membuat lidah kita bergoyang saat menikmatinya. Pada saat pelaksanaan ritual adat, Kue Wajik dibuat oleh petugas tertentu dan disajikan pada puncak acara Lebaran Pende’ dan Ngilah Bangket .

Bahan -bahan yang digunakan untuk membuat Kue Wajik adalah 1 Kg Ketan, ¼ (seper empat) Kg Gula merah, ¼ (seper empat) Kg Gula Pasir dan 1,5 liter Santan Kelapa.

Cara pembuatannya adalah sebagi berikut :

 

Baca Juga :


  1. Ketan dikukus sampai matang, sekitar 1 (satu) jam
  2. Ketan yang sudah matang, dinginkan selama 30 (tiga puluh) menit
  3. Masukkan santan kelapa kedalam penggorengan, kemudian taruh diatas api/kompor
  4. Masukkan gula merah dan gula pasir kedalam santan, aduk sampai gula merah melebur
  5. Setelah gula tersebut melebur dan menyatu dengan santan maka masukkan ketan yang sudah dingin kedalam larutan santan dan gula
  6. Selama memasak aduk sampai mengental, kurang lebih selama 30 (tiga puluh) menit atau setengah jam
  7. Setelah bahan kue wajik mengental maka angkat dan taruh dalam baskom kecil, kemudian bentuk ketebalam sekitar 2 (dua) Cm atau lebih sesuai keinginan, lalu dinginkan
  8. Setelah dingin, maka potong dan bentukl sesuai keinginan dengan menggunakan pisau, dan siap untuk dihidangkan.

Saat ini Kue Wajik, telah dibuat oleh warga Bayan sebagai Kuliner Tradisional yang dipasarkan di kios-kios tradisional yang ada di sekitaran wilayah Bayan sehingga jika anda ingin mencicipi keunikan rasa kue tradisional tersebut maka berkunjunglah ke Bayan. Anda juga bisa berkunjung ke Bayan pada saat pelaksanaan ritual adat Lebaran Pende’ (Lebaran Adat Bayan/Idul Fitri) dan pada saat pelaksanaan acara Ngalu Bangket.Yach… sambil berwisata budaya, anda juga bisa menikmati wisata kuliner tradisional Bayan. Atau jika anda mau membuatnya sendiri juga tidak apa-apa, yaaa silahkan saja dicoba sesuai dengan tips yang telah disajikan di atas. Selamat Mencoba. (Sumber: Renadi/jetsbudaya.blogspot.co.id).

_By. Asri The Gila_ [] - 05



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan