logoblog

Cari

Tutup Iklan

Dibalik Nama "Tombong Acong"

Dibalik Nama

Di Kediri jajanan ini bernama Tombong Acong. Yang kalau diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti Pantat Anjing. Terdengar kurang sopan memang, tetapi

Kuliner Tradisional

Novita Hidayani
Oleh Novita Hidayani
22 Januari, 2018 08:27:02
Kuliner Tradisional
Komentar: 0
Dibaca: 256 Kali

Di Kediri jajanan ini bernama Tombong Acong. Kalau diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti Pantat Anjing. Terdengar kurang sopan memang, tetapi dibalik nama yang nyeleneh tersebut terdapat rasa yang mampu menggoyang lidah penikmatnya.

Di Daerah lain, jajanan ini biasa dikenal dengan nama dokok-dokok atau bugis.  Terbuat dari adonan tepung (bisa tepung terigu atau tepung ketan) dan diisi dengan parutan kelapa dengan gula merah (baca: enten-enten). 

Jajanan ini memiliki beberapa variasi. Di beberapa tempat seperti Lombok Tengah atau Lombok Utara, isiannya tidak menggunakan enten-enten tetapi menggunakan gula merah saja. Kalau saya pribadi lebih suka yang isian enten-enten, karena rasanya akan semakin legit, manis, dan sedikit gurih. 

 

Baca Juga :


Jajanan khas sasak ini, biasa disuguhkan saat acara begawe atau maulitan. Sampai saat ini, belum ada yang tahu mengapa jajanan tersebut diberinama tombong acong. Meski begitu kehadirannya tak pernah alpa di acara-acara besar masyarakat sasak. (nov)



 
Novita Hidayani

Novita Hidayani

email: hidayaninovita@gmail.com facebook: Novita Hidayani twitter: @yfoundme

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan