logoblog

Cari

Tutup Iklan

Mengenal Nasi Kaput

Mengenal Nasi Kaput

Nasi kaput merupakan sajian makanan pertama yang saya kenal di Lombok. Beberapa tahun silam, waktu itu sekitar 5 jam setelah menginjakkan

Kuliner Tradisional

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
28 Mei, 2018 20:49:16
Kuliner Tradisional
Komentar: 0
Dibaca: 19958 Kali

Nasi kaput merupakan sajian makanan pertama yang saya kenal di Lombok. Beberapa tahun silam, waktu itu sekitar 5 jam setelah menginjakkan kaki di Tanah Lombok, yaitu tepatnya di Hotel Erina Selong-Lombok Timur, seorang teman menyiapkan makanan berupa nasi yang dibungkus pakai kertas tebal berwarna coklat. “Loh, kok nasi bungkus yang diberikan, emangnya pedagang nasi Lombok pakai bungkusan,” tandas saya.”Udah, diam aja, lain kampung lain adat,” kata teman mendiamkan saya.

Selang beberapa hari saya menginjakkan kaki di Lombok Timur, saya sudah mulai melangkahkan kaki di beberapa tiik tujuan. Tersebar kedai kopi dan nasi bungkus di sudut-sudut jalan. Saya berpikir bahwa inilah salah satu kebiasaan atau tradisi orang Lombok dalam berbisnis nasi kepada insan lain, yaitu dengan bedagang nasi bungkus, namun orang Lombok menyebutnya nasi kaput.

Nasi Kaput adalah nasi bungkus khas Lombok Timur yang berbentuk kerucut. Jenis nasi dagang ini kerap kali kita jumpai di waktu pagi ketika berkunjung di Lombok Timur. Harganya pun tergolong murah, yaitu antara 3.000 rupiah hingga 5.000 rupiah.

Kedai nasi kaput di Lombok Timur biasanya dibuka pada jam 06:15 - 09:30, berarti sajian ini lebih dikhususkan untuk sarapan pagi. Olehnya itu, bila ingin menikmati sarapan pagi dengan nasi kaput sebaiknya lebih cepat datang biar tidak kehabisan.

 

Baca Juga :


Nasi Kaput sebenarnya sama dengan nasi balap dari ombok Tengah yang terbungkus dari daun pisang. Hanya yang membedakan adalah isi atau lauknya. Pada nasi kaput di jumpai ayam, atau telur dan atau ikan. Untuk menambah selera makan, di dalam nasi kaput ini dilengkapi dengan serundeng, kedelai goreng, sambal pedas yang mencirikan masakah dari Lombok. Selain itu, para pedagang biasanya menyiapkan sayur kacang panjang dengan gratis. Namun biasanya pedagang nasi kaput memberi tanda berupa tulisan pada setiap bungkusan nasi kaput. Tanda ini adalah untuk membedakan isian nasi kaput, misalnya nasi kaput ayam diberi tulisan huruf A, Telur dengan huruf T, Ikan dengan huruf I, dan Daging dengan huruf D.

Nasi Kaput juga menjadi inceran bagi pegawai kantoran. Ada banyak pegawai kantoran di Lombok Timur yang berbekal nasi kaput ke kantor. Apalagi pasangan suami-isteri yang kedua-duanya kerja di kantor. []



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan