Sako-Sako Panganan Tradisional Bima

KM TNC. Panganan yang satu ini sangat fenomenal pada zamannya selain mudah dibuat panganan ini merupakan panganan sebagai bekal perjalanan jauh oleh orang-orang dulu salah satunya saat menunaikan haji, ya sako-sako yang terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan parutan kelapa tua dan digoreng tanpa menggunakan minyak. Marfah salah satu ibu rumah tangga asal Rabadompu Barat sangat lihai meraciknya “sako-sako ini panganan yang sudah jarang dibuat dahulu sako-sako menjadi primadona oleh para perantau selain mudah dibuat juga tahan lama” ungkapnya.

“selain itu panganan ini/sako-sako sebagai bekal perjalanan para jamaah haji menginggat dulu masih menggunakan transportasi laut yang memakan waktu lama sehingga oleh masyarakat Bima membuat panganan yang mudah dan tahan lama seperti sako-sako” lanjutnya.

Untuk memakan panganan yang satu ini sangat berbeda dengan panganan lainnya karena saat mengkonsumsinya perlu hati-hati karena akan membuat kawan sebelahnya mendapatkan semprotan tepung artinya saat mengkonsumsinya jangan diajak bicara.

Selain itu untuk mendapatkan rasa yang manis sebelum dikonsumsi ditambahkan gula dan untuk memesannya dapat menghubungi admin atau jalan-jalan di Rabadompu Barat Kampung Rade. Alamsyah () -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru